Rindu yang Terlupakan
Di tengah hiruk pikuk, dunia yang menawan,
Terlupa kita, makna ibadah yang sejati.
Mengerjakan akhirat, hanya untuk dunia,
Kasih sayang-Nya, terlupakan begitu saja.
Saat bermunajat, di waktu Dhuha yang sunyi,
Mobil, jabatan, gaji, menghinggapi benak.
Harapan limpahan rahmat, terlupakan sejenak,
Rasa syukur dan cinta, semakin menjauh dari hati.
Qiyamul lail, di tengah malam yang sepi,
Permintaan duniawi, menyelimuti hati.
Ampunan dan kasih sayang-Nya, terlupakan sendiri,
Rasa ingin bersama-Nya, menghilang begitu saja.
Sholawat berkumandang, mengiringi harapan,
Mobil, laptop, rumah, lebih riuh di dalam hati.
Cinta pada Rasulullah, terlupakan sejenak,
Rindu berjuang bersama-Nya, semakin menjauh.
Kerudung dan gaun, menutupi tubuh dengan anggun,
Rasa ingin cantik, menyelimuti sanubari.
Taat dan tunduk, pada perintah-Nya, terlupakan begitu saja,
Rindu berbalut iman, semakin menjauh dari hati.
Astaghfirullah, ampuni kesalahan kami,
Lemah iman, terlena oleh gemerlap dunia.
Semoga kita sadar, dan kembali pada jalan-Nya,
Posting Komentar untuk "Rindu yang Terlupakan"
Posting Komentar