"Inspirasi dalam Dolor Amoris"
Jatuh cinta bagai simfoni keabadian,
melukiskan kisah di antara kepingan nostalgia.
Meski senyum merekah,
guratan sendu meruncing di wajah.
Dalam keindahan semesta,
luka tumbuh bak mahakarya tersembunyi.
Mendamba dirimu,
namun hatimu berada dalam genggaman sang waktu.
Langkah kakiku melaju,
layaknya melodi yang tak terduga.
Tak hirau dengan rintangan yang menyakitkan,
aku terus maju—meski harus meniti perjalanan panjang.
Tanpa lelah menari dan berbenturan dengan akal,
berharap takdir membuka lembaran baru.
Terluka,
emosi terukir indah di panggung hati.
Nestapa,
pilu menghujam dalam.
Namun,
kini sadar bahwa hatimu berlabuh di tempat lain—
peluh mengalir,
menyusuri lekuk wajahku yang berusaha tersenyum dari dalam."
Makna:
Puisi ini menggambarkan perjalanan cinta yang penuh dengan keindahan dan kesedihan. Meskipun terluka dan mengalami pahit, tetapi tetap berjalan maju dan berharap akan ada lembaran baru yang membawa kebahagiaan. Puisi ini merangkum perasaan yang rumit dalam perjalanan cinta, di mana terkadang hati harus melewati rintangan dan pelajaran agar bisa tumbuh dan melangkah ke depan dengan bijak.
Posting Komentar untuk ""Simfoni Cinta: Perjalanan Emosional dari Keindahan Hingga Kesedihan""
Posting Komentar