Beranda
/ Manusia Bagai Debu, Catatan Muhasabah
Debu Tak Layak Untuk Merasa Tinggi, | Catatan Muhasabah
Bismillah
Orang sukses menyadari kalo mereka bukan sekadar makhluk hidup, tapi juga makhluk spiritual yang memaknai hidup. Penting karenanya mereka yang memang Sang Pencipta sukseskan jauh dari kesombongan, sebab semua ternyata sama..
Kadang kita berada di posisi yang tinggi, dan melihat orang lain menempati posisi yang rendah. Saat itu rasanya sangat bersyukur dan bahagia, tak jarang meremehkan sesama hanya soal materi melimpah, dan fisik yang sempurna. Disisi lain ada orang yang biasa saja, namun tetap bahagia. Saat itu hati kita sudah disisipi kesombongan dan selayaknya halau sejauh mungkin.
Hati manusia memang begitu, kadang merasa tinggi tapi ada masanya sangat rendah. Dan kita baru tersadar ada Sang Pencipta yang maha besar. Halau kesombongan jauh-jauh. Saat kita melihat orang lain rendah dan kita lebih tinggi, segeralah ingat bahwa semua orang sama di hadapan Sang Pencipta dan ukuran kebahagiaan kita berbeda-beda.
Kita punya uang sepuluh juta. Kita tabung buat bangun rumah. Kita bahagia karenanya.
Orang lain punya uang 3 juta. Dipakai semua buat menghidupi anak istri dan kasih orang tua. Dia bahagia karenanya.
Beda ukuran. Tapi sama-sama bahagia. Beda posisi tapi selalu bersyukur atas anugerahnya.
Dan ingat, saat kita merasa tinggi, ada Yang Maha kuasa, Tuhan yang Maha segalanya dan melihat kesombongan kita. Betapa remehnya kita di hadapan Sang Pencipta. Debu. Tidak punya apa-apa tapi sombong. Mari segera sadar dan jadilah orang yang rendah hati.. Tak peduli kondisi saat ini seperti apa, mari bermuhasabah dan menjaga pikiran serta hati agar positif dan berada pada garis kebaikan, utamanya tetap berdaya. Tetaplah ingat Sang Pencipta di setiap langkah agar hidup senantiasa melimpah berkah.
#CatatanMuhasabah
"Apa pun yang terjadi hari ini, ingatlah bahwa kesulitan dan rasa sakit adalah cara Allah (Sang Pencipta), untuk membuat diri tegar dan semakin kuat nantinya. Sejatinya rasa sakit bukannya membuat kita terpuruk, tapi membuat rasa sakit itu sebagai kekuatan yang mendorong Kita agar bangkit dari keterpurukan."
Semoga Bermanfaat
#SalamSehatTanpaBatas
➖
Copyright © 2022 -
s.id/KaryaHadi -
Support Anda berharga untuk Kami🤍,
Retail :
toko.id/edukasi
Cannel sharing :
t.me/motivasibusiness
t.me/kabarusaha
s.id/LihatHadiEdukasiDiMaps
Terima kasih sudah berkunjung di Ruang Sharing sederhana ini, support dan share ke jaringan serta kerabat dipersilahkan dan mohon maaf bila terdapat kekurangan.
Di kanal HadiEdukasi Indonesia dan Kanal lainnya yang kami kelola, kami Sharing dan mempelajari Herba serta Treatment hak atas informasi dengan sangat serius, dan mempelajari dampak dan atau Update Artikel atau materi secara berkala. Tolong bantu kami dengan meneruskan / mengirimkan testimony atau apa pun yang Anda terima / rasakan, setelah kosumsi sinergi rempah dari Kanal ini ke via email :
redaksihadiedukasi@gmail.com
atau
redaksiforumsehatnetwork@hotmail.com .
Jika ingin sharing , atau hanya sekadar bertanya bisa juga tulis melalui email di Atas atau kolom komentar.
Salam Hangat
#SalamSehatTanpaBatasRetail Kami
Posting Komentar untuk "Manusia Bagai Debu, Catatan Muhasabah"
Posting Komentar